Desain Minimalis ≠ Desain Sederhana

Desain minimalis memang sedang trend pada beberapa tahun belakangan ini, dan hingga sekarang pun, trend ini makin banyak peminatnya. Terbukti bukan hanya konsep desain rumah minimalis, ruangan minimalis, tetapi juga para pemilik web yang mengkonsepkan webnya menjadi web desain minimalis.

Berdasarkan sejarahnya, gaya minimalis itu mulai terjadi pada era pra modern,sejak awal 1920-an jadi minimalis itu bukan hal yang baru, akan tetapi mengikuti perkembangannya mulai berkembang gaya dan konsepnya. Minimalis dalam arsitektur lebih kepada bentuk yang fungsional dan efisien.

Saya sangat menyukai desain minimalis. sebagai contoh, saat melihat web desain yang minimalis atau sebuah rumah, kesan saya adalah adanya kesan elegan. Dan bagi saya minimalis memiliki filosofi simpel, praktis dan sederhana.
Desain minimalis dan Desain sederhana memang keduanya terlihat sama-sama sederhana. Namun, Minimalis dan sederhana sangat berbeda. Lalu apa bedanya kalau keduanya sama-sama terlihat sederhana?
itulah pertanyaan yang muncul ketika awal-awal saya mengenal desain minimalis, namun dengan berjalannya waktu dan membaca beberapa pengertian tentang desain minimalis, maka saya mencoba membedahkan kedua desain tersebut.
  • Desain minimalis menurut saya sangat rumit, karena harus menjadikan sesuatu yang kompeks menjadi minimalis. Sehingga betul-betul di pikirkan tentang fungsi dan estetika agar tetap terlihat minimalis.
  • Desain minimalis mengurangi atau menghilangkan segala elemen yang dirasa tidak perlu. Sehingga diperlukan pemilahan bagian-bagian yang memang harus di pertahankan atau di tiadakan.
  • Desain minimalis walaupun mungkin secara hasil atau visual, desain minimalis terlihat sederhana, tapi  proses untuk membuatnya membutuhkan konsep, riset, dan kreatifitas yang lebih tinggi dari pada membuat desain pada umumnya.

Sedangkan desain sederhana, ya.. memang di desain secara sederhana.

Bagaimana menurut Anda tentang desain minimalis? mungkinkah sama dengan saya, atau mau menambahkan dan juga memberi masukan.  Langsung saja,berikan komentar anda pada kolom di bawah ini.

Semoga Bermanfaat 🙂

Sumber gambar: Paper

****

Tulisan ini dipublikasikan di williputra.com, dan anda baru saja membaca RSS-nya yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *