TIPS 11 Langkah Penerbangan Aman

**Sebelum Anda membaca lebih jauh lagi, saya ingin ucapkan Selamat Tahun Baru 2012 bagi Anda pengunjung setia Blog saya.. 🙂

Ini merupakan posting pertama saya di tahun 2012.

Yupz..,, Libur semester kali ini saya berlibur ke Bintuni, tidak seperti libur-libur sebelumnya biasanya saya menggunakan kapal laut menuju manokwari lalu meneruskan perjalanan menggunakan angkutan darat menuju Bintuni. kali ini saya menggunakan pesawat udara, dan memang sudah setahun lebih saat saya pulang ke Bintuni saya tidak menggunakan kapal laut lagi, ini mungkin pengaruh trauma ketika terakhir tidak mendapat tempat di kapal dan terpaksa tidur di skoci… 😀  😀 (heheee..)

Dan, berikut adalah ke-11 Tips bagi anda agar penerbangan anda juga aman  :

1. Terbang Nonstop

Untuk penerbangan panjang, pilih penerbangan nonstop. Kebanyakan kecelakaan terjadi sewaktu lepas landas, climb,descent, dan mendarat. Dengan terbang nonstop, mengurangi fase penerbangan yang rentan  kecelakaan.
2. Pilih Maskapai yang memiliki maintenance facility yang Baik
Saat ini, sebuah maskapai yang memiliki maintenance facility yang baik cenderung lebih mampu merawat dan menjaga kondisi pesawat untuk selalu berada dalam kondisi prima. Sehingga faktor keselamatan terus dapat dipertahankan.
3. Perhatikan Arahan sebelum Terbang
Meskipun informasi yang diberikan itu-itu saja, tetap perlu diperhatikan. Lokasi pintu darurat terdekat mungkin berbeda tergantung posisi tempat duduk dan pesawat yang digunakan.
4. Hindari Barang Berat dalam overhead sorage Bin
Overhead storage bin mungkin tidak dapat menahan benda yang terlalu berat sewaktu turbulen. Jadi jka anda atau penumpang lain mengalami kesulitan untuk mengangkat barang tersebut ke dalam bin, simpan di tempat bawah kursi.
5. Turuti awak Kabin
Alasan utama awak kabin ada di pesawat adalah untuk keamanan. Jadi jika mereka meminta anda melakukan sesuatu seperti menggunakan seatbelt, lakukan segera.
6. Pasang Seat belt
Pasang seatbelt selama duduk meski sudah tidak diharuskan. Ini untuk berjaga-jaga seandainya pesawat secara tak terduga masuk turbulence. Ini juga memudahkan identifikasi seandainya kursi anda terlempar keluar.
7. Jangan Membawa Benda Berbahaya
Cukup panjang daftar benda berbahaya yang dilarang, di antaranya tidak boleh membawa bahan bakar,gas beracun, corrosives,tarantula dan benda lain ke pesawat kecuali diijinkan oleh airline dan dibungkus dalam wadah yang tepat. Jika ada keraguan, pastikan dengan bertanya ke airline bersangkutan.
8. Kurangi Alkohol
Udara dalam kabin pesawat dibuat bertekanan rendah. Jadi alkohol yang anda konsumsi memberi efek lebih kuat dibandingkan pada ketinggian normal. Mengurangi minum beralkohol adalah aturan yang paling baik.
9. Gunakan Pakaian yang aman
Hindari pakaian dari bahan yang mudah terbakar. Meskipun kurang gaya,sepatu kets bertali adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan dengan pantofel. Selain tidak mudah lepas dan fleksibel, kets tidak menjepit kaki dan bisa mengurangi rasa tidak nyaman saat terserang deep vein thrombosis (kaki bengkak) akibat penerbangan panjang.
10. Tetap Tenang
Dalam situasi darurat seperti kemungkinan evakuasi darurat, ikuti arahan awak kabin daan awak pesawat dan keluar dari pesawat secepat mungkin. Dan yang terakhir adalah..

11. Matikan Alat Elektronik
terutama Handphone, ini akan mengganggu sistem navigasi pesawat.

Semoga Tipsnya dapat bermanfaat dan Anda juga dapat sampai di tempat tujuan dengan selamat.

****

Tulisan ini dipublikasikan di williputra.com, dan anda baru saja membaca RSS-nya yang di distribusikan via feedburner dan facebook notes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *