Low Back Pain Saat Bekerja: Penyebab dan Solusinya

Low Back Pain atau nyeri punggung bawah saat bekerja menjadi masalah umum, terutama bagi mereka yang memiliki pekerjaan duduk lama atau aktivitas fisik yang berat. Mengenali penyebab dan menerapkan solusi yang tepat dapat membantu mencegah dan mengatasi kondisi ini.

Penyebab Umum

  1. Postur Duduk yang Buruk: Duduk dengan postur yang salah selama jam kerja dapat menimbulkan tekanan pada punggung bawah [1].
  2. Tidak Cukup Bergerak: Kurangnya aktivitas fisik dapat melemahkan otot punggung dan meningkatkan risiko nyeri [2].
  3. Mengangkat Beban Berat: Pekerjaan yang melibatkan pengangkatan berat dapat menyebabkan ketegangan pada punggung [3].

Cara Mengatasi

  1. Perbaiki Postur Duduk: Gunakan kursi dengan dukungan lumbar yang baik dan pastikan kaki datar di lantai atau pada pijakan kaki [1].
  2. Istirahat dan Bergerak: Luangkan waktu untuk berdiri dan bergerak setiap jam. Lakukan peregangan ringan untuk mengurangi ketegangan [2].
  3. Teknik Pengangkatan yang Benar: Gunakan teknik pengangkatan yang benar dengan membungkuk di lutut dan menjaga punggung tetap lurus [3].

Pengobatan

  1. Terapi Fisik: Terapi fisik dapat membantu menguatkan otot punggung dan meningkatkan fleksibilitas [4].
  2. Obat Antiinflamasi Nonsteroid: Untuk nyeri yang lebih parah, obat seperti ibuprofen bisa digunakan sesuai anjuran dokter [5].
  3. Konsultasi Medis: Jika nyeri berlanjut atau semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter [4].

Pencegahan

  • Ergonomi Tempat Kerja: Atur lingkungan kerja agar mendukung postur tubuh yang benar.
  • Olahraga Teratur: Aktivitas fisik teratur dapat membantu menjaga kekuatan dan fleksibilitas otot punggung.
  • Hindari Duduk Terlalu Lama: Berdiri dan berjalan-jalan secara teratur saat bekerja.

Kesimpulan

Nyeri punggung bawah saat bekerja dapat dicegah dan diatasi dengan perubahan gaya hidup, peningkatan aktivitas fisik, dan mengikuti praktik ergonomi yang baik. Jika masalah terus berlanjut, konsultasi dengan profesional kesehatan sangat disarankan.

Referensi:
  1. Pynt J, Higgs J, Mackey M. Seeking the optimal posture of the seated lumbar spine. Physiother Theory Pract. 2001;17(1):5-21.
  2. Owen N, Healy GN, Matthews CE, Dunstan DW. Too much sitting: the population health science of sedentary behavior. Exerc Sport Sci Rev. 2010;38(3):105-13.
  3. Marras WS, Lavender SA, Leurgans SE, Rajulu SL, Allread WG, Fathallah FA, Ferguson SA. The role of dynamic three-dimensional trunk motion in occupationally-related low back disorders. Spine. 1993;18(5):617-28.
  4. Hayden JA, van Tulder MW, Malmivaara A, Koes BW. Exercise therapy for treatment of non-specific low back pain. Cochrane Database Syst Rev. 2005;(3):CD000335.
  5. Chou R, Qaseem A, Snow V, Casey D, Cross JT Jr, Shekelle P, Owens DK. Diagnosis and treatment of low back pain: a joint clinical practice guideline from the American College of Physicians and the American Pain Society. Ann Intern Med. 2007;147(7):478-91.